Tentang Mei: Sisters and Brothers
Buat orang - orang yang kenal sama masing - masing dari kami mungkin ga akan nyangka kalau kami adalah 2 orang yang selalu ngatain satu sama lain nyebelin tapi juga selalu saling mencari, karena bahkan sampe sekarang pun kami masih sering nanya ke satu sama lain "Bingung gak sih kok kita bisa jadi deket?" dan kami sama - sama ga punya jawabannya. Tapi jawaban dari pertanyaan itu sepertinya ga terlalu penting, karena yang penting adalah apa yang membuat kami merasa bisa mengandalkan dan mempercayakan cerita - cerita paling kelam sekalipun kepada satu sama lain.
![]() |
| Semoga yang kiri bertoga 2018, dan yang kanan bertoga 2019 |
Yang gue dapatkan dari dia tentunya bukan hanya sekedar jawaban dari pertanyaan "Klorofil kalo didegradasi jadi apa?" atau "Kenapa daging ayam warnanya putih dan daging sapi warnanya merah?" tapi ada banyak pelajaran mengenai hidup yang gue dapetin. Meski lahir tahun 1997, yang membuat dia 1 tahun lebih muda dari gue, tapi rasanya dibandingkan dengan apa yang gue pelajari dari dia, dia ga mempelajari apapun dari gue. Dibalik keisengan dan becandaan yang ia lontarkan hampir setiap hari, mungkin gak banyak yang tau kalau sebenarnya pikiran dia seringkali diisi dengan pikiran - pikiran mendalam mengenai hidup dan ketika pikiran tersebut ia ceritakan, biasanya gue akan mulai mengkaji ulang mengenai hidup yang telah gue jalani.
![]() |
| Food adventure oleh 2 orang dengan selera makan yang sangat berbeda |
Kalau disuruh memilih 1 lagu yang bisa mencerminkan kami, mungkin lagu itu adalah 'Sisters and Brothers' oleh Sidewalk Prophets. Thanks vid, udah jadi adek sekaligus kakak juga kadang - kadang ketika aku lagi butuh. You're definitely one of the best thing ever happened these past 4 years.
*Bagian awal tulisan ditulis bulan Mei, dan bagian akhir ditulis bulan Desember


0 comments